Ruqyah adalah bentuk tunggal dari kata Ruqo artinya jampi-jampi maksudnya jampi-jampi dengan menggunakan bacaan atau mantra untuk menolak pengaruh sihir dan godaan Syaitan dan Jin yang mempengaruhi fisik dan mental manusia.

” Tidak ada Ruqyah kecuali untuk melepaskan pengaruh mata (sihir) dan sengatan hewan berbisa ” (HR. Ahmad, Abu Daud dan Attirmizi) ” Dari Auf bin Malik berkata : Kami pernah me-Ruqyah seorang pada zaman Jahiliyah, kemudian kami bertanya : Wahai Rosullulloh bagaimana menurut pendapatMu tentang yang demikian? Maka Nabi bersabda : Jelaskan kepadaKu tentang Ruqyah kalian. Tidaklah mengapa Ruqyah yang tidak ada unsur syirik ” (HR. Muslim)

Bacaan untuk Me-Ruqyah :

1. Istia’dzah (Mohon perlindungan).

” Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan syaitan maka berlindunglah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui ” (QS. Al A’rof : 200).

Secara langsung Al-Qur’an tidak menjelaskan lafadz-lafadz yang dipakai untuk perlindungan kepada Allah dari godaan syaitan tetapi kemudian Nabi mengajarkan beberapa lafadz yang dibaca untuk berlindung kepada Allah dari godaan syaitan antara lain :

· A’udzu bIlahi minasysyaithonir-rojim

· A’udzu bIlahis-sami’il alim minasysyaithonir-rojiim

· A’udzu bikalimatIlahit-taammaati minsyarrimaa kholaq

· A’udzu bikalimaatIlahit-taammaati min godhobihi waI’qobihi wasyarri ibadihi wamin hamazaatisy-syayaathini wa-ayyahdhuurun

· A’udzu biIzzatIlahi waqudrotihi min syarrimaa ajidu wa-uhajiru

· A’udzu bIlahi minasyyaithonir-rojim min hamzihi wanafkhihi wanaftsihi

2. Ayat Al-Qur’an.

Pada hakikatnya semua ayat Al-Qur’an dapat dijadikan sebagai pelindung orang-orang yang beriman dari segala godaan syaitan dan sebagai obat dari segala penyakit akan tetapi ada beberapa ayat atau surat tertentu yang diajarkan Nabi yang dapat dijadikan sebagai Ruqyah untuk menangkal penyakit yang disebabkan oleh pengaruh sihir atau godaan Syaitan dan Jin.

” Dan apabila kamu membaca Al-Qur’an niscaya kami adakan antara kamu dan antara orang–orang yang tidak beriman kepada kehidupan akhirat suatu dinding (pelindung) yang tertutup ” (QS. Al Isra : 45). ” Dan kami turunkan dari Al-Qur’an itu sebagai Penyembuh dan Rahmat bagi orang-orang yang Mukmin, dan ia (Al-Qur’an) tidak menambah bagi orang-orang yang zhalim melainkan kerugian ” (QS. Al Isra : 82)

· Al Muawwidzatain (An-Naas dan Al Falaq)

· Al Fatihah

· 4 ayat diawal surat Al Baqarah

· Al Baqarah ayat 163 dan 164

· Ayat Kursi (Al Baqarah : 255)

· 3 ayat diakhir surat Al Baqarah

· Ayat pertama surat Ali Imran

· Ali Imran ayat 18

· Al A’raf ayat 54

· Al Mu’min ayat 116

· Al Jin ayat 3

· 10 ayat diawal surat Ash- Shoffat

· 3 ayat diakhir surat Al Hijr

· Yunus : 81

· Al Anbiya : 70

· Al Furqon : 23

· Al A’rof : 118-119

3. Doa Mohon Kesembuhan.

Banyak sekali doa untuk perlindungan dari syaitan dan kesembuhan penyakit yang ada didalam Al-Qur’an atau yang diajarkan oleh Nabi, disini kami ungkapkan beberapa doa yang diajarkan oleh Nabi:

· BismIlahi turbatu ardhinaa biriiqoti ba’dhina yasyfibihi saqiimana bi-izni robbina

· Allahumma Robban-naas Azhibilbaas Isyfi antasysyaafii Laa syifaa-a Illaa syifaa-uka Syifaa-an laayugoodiru saqoman.

· Amsahil baas Robbannaas Biyadikasy-syifaa Laa kaasyifalahu Illaa anta

Tata-cara Me-Ruqyah.

” Setiap penyakit itu ada obatnya, jika tepat obatnya maka penyakit akan sembuh dengan izin Allah ‘Azza wa Jalla ” (HR. Muslim). Firman Allah : ” Jikalau Allah menimpakan bahaya (penyakit) kepadamu maka tidak ada yang dapat menghalanginya selain Dia dan jikalau Allah menghendaki kebaikan untukmu maka tidak ada yang dapat menghalangiNya, kebaikan itu diberikan olehNya kepada orang yang dikehendaki dari hamba-hambaNya. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ” (QS. Yunus: 107)

Tidaklah semua orang dapat disembuhkan dengan Ruqyah Al-Qur’an atau doa-doa yang diajarkan oleh Nabi, apabila jiwanya tidak diisi dengan ke-yaqin-nan dan penuh pasrah kepada Allah serta tidak menyimpang dari ketentuan Ruqyah.

Dibacakan dan ditiupkan pada kedua telapak tangan kemudian diusapkan pada anggota badan mulai dari

kepala, muka, bagian depan badan dada dan seterusnya.

” Hadits dari A’isyah : Bahwasanya Nabi saw apabila berbaring ditempat tidur maka Ia gabungkan kedua telapak tanganNya, kemudian ditiupkan pada keduanya sambil membaca ” Al Muawwidzat ” (Al Ikhlas, Al Falaq dan Annas) lalu beliau mengusapkan kedua telapak tangan mulai dari bagian kepala, bagian muka dan bagian depan badan hingga tubuh yang dapat dijangkau. Beliau kerjakan tiga kali. A’isyah berkata : ” Tatkala aku merasa sakit maka beliau menyuruh aku mengerjakan seperti ini ” (HR. Bukhari-Muslim)

Dibacakan pada ibu jari kemudian ditempelkan pada bumi lalu ibu jari diletakkan pada anggota tubuh yang sakit.

” Hadits dari A’isyah : Bahwasanya Nabi Saw apabila ada seorang merasa tubuhnya ada yang sakit maka beliau meletakkan ibu jariNya pada tanah kemudian diangkatnya sambil membacakan doa : ” BismIlahi turbatu ardhinaa Biriiqoti ba’dhinaa Yusqoobihi saqiimunaa Bi-izni robbinaa ” (HR. Bukhari dan Muslim)

Mengusapkan tangan pada anggota yang sakit sambil membaca Ruqyah.

” Hadits dari A’isyah : Bahwasanya Nabi Saw pernah mendoakan salah satu kelarganya yang sakit dengan meletakkan tangan kanannaya (pada tubuh yang sakit) sambil membaca : ” Allahumma robbannaas Azhibil baas Isyfi antasysyafii Laa syifaa-a illaa syifaauka Syifaa-an laa yugoodiru saqoman ” (HR. Bukhari dan Muslim)

Dibacakan Ruqyah pada bejana yang berisi air dan ditiupkan ke-dalamnya kemudian menyuruh penderita untuk meminumnya atau mandi dengan air tersebut.

” Hadits dari A’isyah : Ia pernah membawa air zamzam kemudian ia memberitahu (kepada para shahabat) bahwasanya Rosululloh Saw membacakan doa pada air zamzam yang ada dalam bejana dari kulit lalu beliau menuangkan air itu pada gelas dan meminumkannya kepada orang-orang yang sakit ” (HR. Muslim).

” Dan Allah menurunkan kepadamu air hujan dari langit untuk menyucikan kamu dengan hujan itu menghilangkan dari kamu gangguan-gangguan Syaitan dan untuk menguatkan hatimu dan mempertaguh dengannya telapak kakimu (pendirianmu) ” (QS. Al Anfal : 11)

Didalam Islam bersuci ada dua bagian : pertama bersuci yang bersifat lahiriyah yaitu bersuci badan dari hadats dan najis dengan air muthlak dan kedua bersuci yang bersifat bathiniyah yaitu menjauhkan diri dari sifat-sifat yang buruk yang disebabkan oleh pengaruh Syaitan.

Cara Meminum air Zamzam atau air Asma :

· Meminum air dengan niat untuk kebaikan dunia dan akhirat

· Menghadap kiblat ketika hendak meminum

· Membaca shalawat untuk Nabi saw

· Membaca Basmalah

· Membaca doa.

· ” Allahumma inni as-aluka ilman nafi’an warizqon wasi’an wasyifa’an min kulli da’in ”

· Tiga kali nafas ketika meminum

· Minum sampai rasa haus hilang

· Setelah minum kemudian air diusapkan pada kepala, muka dan dada tiga kali.

Penyakit yang Dapat Disembuhkan dengan Ruqyah.

Perintah untuk Berobat :

” Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menurunkan suatu penyakit, kecuali Allah telah menurunkan pula obatnya, baik obat yang telah diketahui oleh orang maupun yang belum diketahuinya, kecuali mati ” (HR. Al-Hakim) ” Berobatlah wahai hamba-hamba Allah karena sesungguhnya Allah tidaklah menurunkan suatu penyakit, kecuali telah diturunkan pula obatnya, selain penyakit yang satu yaitu penyakit tua (pikun) ” (HR. Ahmad, Ibnu Hibban dan Al-Hakim).

Perintah Konsultasi kepada Ahli Pengobatan :

“Maka pertanyalah kepada orang-orang yang mempunyai keahlian jika kamu tidak mengetahui ” (QS. An-Nahl : 43) ” Katakanlah: Tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya(propesinya) ” (QS. Al Isra : 84). Nabi Saw bersabda : ” Obat segala kesulitan adalah bertanya (konsultasi) ”

Larangan dalam Berobat :

Berobat kepada yang bukan Ahlinya :

” Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu kedalam kebinasaan dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik ” (QS. Al Baqarah: 195). Nabi Saw bersabda : ” Apabila sesuatu perkara diserahkan kepada yang bukan ahlinya maka tunggulah kehancurannya ”

Berobat dengan Sesuatu yang Dilarang Allah :

” Sesungguhnya Allah Ta’ala tidaklah menjadikan obat untuk penyembuhanmu pada hal-hal yang diharamkan atasmu ” (HR. Aththabrani). Meskipun berobat itu diperintahkan agama tetapi penggunaan obat dibatasi pada hal-hal yang halal. Jadi tidak dibenarkan menjadikan sesuatu yang haram menjadi obat, seperti berobat dengan meminum darah atau minuman keras atau berobat dengan memakan makanan yang diharamkan Allah. ” Sesungguhnya Allah hanya mengharamkan bagimu bangkai, darah, daging babi dan binatang yang (ketika disembelih) disebut nama selain Allah ” (QS. Al Baqarah : 173)

I. Penyakit Fisik.

Sebab-sebab Penyakit terdiri dari Dua Golongan :

· Sebab-sebab dari dalam ialah kelainan-kelainan dari tubuh sendiri yang pada umumnya tidak diketahui dengan jelas apa sebabnya.

· Sebab-sebab dari luar ialah segala sebab yang asalnya dari luar. Hal ini dapat dibedakan menjadi enam macam:

· Sebab Mekanis, seperti luka terkena benda tajam atau tumpul, kena tembak atau terjatuh.

· Sebab Fisik, seperti terkena api atau benda panas, terkena aliran listrik, disambar petir

· Sebab Kimia, seperti keracunan.

· Sebab jasad Renik atau Makro, seperti bakteri, virus, serangga atau cacing-cacing.

· Sebab kekurangan unsur tertentu dalam konsumsi, seperti vitamin, mineral, yudium.

· Sebab kejiwaan, seperti kesusahan, trouma, ketakutan.

Mengobati penyakit fisik lebih dominan menggunakan medis atau ilmu kedokteran tetapi tidak menjamin untuk sembuh maka solusinya banyak pasien yang datang untuk berobat Atternatif seperti Terapi, Reflexsiologi, Ruqyah atau lainnya

II. Penyakit disebabkan Pengaruh Sihir, Syaitan atau Jin.

· Sihir perceraian

· Sihir guna-guna

· Sihir Hipnotis

· Sihir gila

· Sihir lesu

· Sihir suara panggilan

· Sihir penyakit

· Sihir pendarahan

· Sihir menghalangi sesuatu ( Rejeki, tamu, keinginan beribadah, dll. )

· Sihir mandul atau susah hamil

sumber
RUMAH SEHAT ADDAWA
————————————–
Pusat Terapi Bekam,Ruqyah & Konseling

About hatta16

Dari kecil sy beragama ISLAM Sy haxlah org yg rindu dgn kesejukan air,hangatx matahari,n keindahan pd malam hari..... org yg rindu akn kesederhanaan org yg rindu dgn kesabaran org yg rindu akn kasih sayang org yg rindu akn KEMATIAN yg baik https://hatta16.wordpress.com/

One response »

  1. 'ADI mengatakan:

    utk info yg lebih lengkap ttg ruqyah silahkan baca di majalah asy-syariah ttg RUQYAH..
    ‘adi (www.senimanbeladiri.blogspot.com)
    HATTA MENJAWAB : SUKRAN ATAS INFONYA

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s