VOR adalah Sebuah alat bantu NAVIGASI udara yang berfungsi untuk menentukan sudut pesawat terhadap peralatan VOR tersebut. jadi bila VOR dipasang dekat dengan RUN WAY (bandara) maka pesawat (pilot) dapat mengetahui keberadaannya bahwa dia berada pada sudut “sekian” dari Runway (bandara)

Range frekuensi VOR seingat sy adlh : 108.0 sampai 117.95 MHz (dah lupa2 juga sih……)
jadi VOR bekerja pada frekuensi VHF (30MHz-300MHz)

VOR bekerja menggunakan efek doppler (menurut dosen dan pegawai yg pernah ajar saya……) dan pada VOR juga menggunakan sistem SPACE MODULATION yaitu ketika sinyal carieer dipancarkan dan Sinyal RF pada antena dipancarkan akan terjadi modulasi……

pada VOR terdapat 48 buah ANTENA sub-CARRIER dan mempunyai 1 antena CARRIER.

ke 48 Antena tersebut mengelilingi antena caRRIER…..

a

VOR berfungsi sebagai alat bantu navigasi yang bekerja pada daerah frekuensi 108 Mhz sampai dengan 117.95 Mhz yang memberi panduan kepada pesawat terbang ke segala arah dengan azimuth dari 0 sampai 360 derajat terhadap lokasi VOR. Karena VOR bekerja pada frekuensi VHF maka jangkauan VOR bersifat line of sight. Maka VOR dianggap sebagai alat navigasi jarak pendek, pancaran maximum kurang lebih 200 NM (387 km) pada ketinggian 35000 ft.

VOR dapat digunakan sebagai alat bantu navigasi untuk Enroute (jalur lalu lintas udara) maupun sebagai Terminal Aid (pendekatan ke arah Bandar Udara).

Penempatan fasilitas VOR menentukan jalur lalu lintas udara. Bila VOR terletak disekitar arah/azimuth untuk pendekatan ke arah pendaratan (landasan) tetapi juga dapat memberi informasi arah/azimuth untuk pesawat-pesawat yang melalui rute lalu lintas udara diatas VOR/Bandar Udara tersebut.

Supaya VOR dapat memberi panduan arah/azimuth kepada pesawat terbang sepanjang rute lalu lintas udara, maka perlu dipasang beberapa peralatan VOR, karena jangkauan VOR yang terbatas.
VOR memancarkan signal yang terdiri dari dua komponen modulasi 30 Hz yang terpisah. Dengan membandingkan fase kedua komponen signal 30 Hz ini, maka akan mendapatkan posisi azimuth pesawat terhadap lokasi VOR. Beda fase kedua signal VOR akan berubah sesuai dengan posisi pesawat terhadap lokasi VOR yang dipilih. Dua komponen signal VOR tersebut adalah 30 Hz refference dan 30 Hz variable. 30 Hz reference dipancarkan kesegala arah (omni directional) dengan fase sesaat (instantaneous phase) disekeliling VOR yang sama pada setiap azimuth dari 0 sampai 360 derajat. Signal 30 Hz variable didapat dari modulasi yang terjadi diruang udara, yang dihasilkan oleh pancaran directional patern RF yang diputar, dengan fase yang berbeda pada setiap azimuth.

Fase antara 30 Hz refference dan 30 Hz variable dapat diatur. Pada arah utara magnet (azimuth 0) fase diatur sedemikian rupa sehingga 30 Hz refference dan variable mempunyai fase yang sama. Karena itu pesawat mendapat perbedaan fase kedua signal 30 Hz tersebut, untuk posisi segala arah terhadap VOR.

Karena signal refference dan signal variable merupakan 30 Hz modulasi yang sama, maka timbul masalah bagaimana memancarkan dan menerima kedua signal pada frekuensi carrier yang sama pula. Masalah tersebut diatasi dengan cara salah satu dari 30 Hz signal dipancarkan dengan sistem Amplitude Modulation (AM) dan yang lainnya dipancarkan dengan sistem Frekuensi Modulation (FM) pada sub carier. Kedua signal 30 Hz (AM dan FM) dipisah pada pesawat penerima oleh filter, selanjutnya masuk kerangkaian phase detector untuk diproses menjadi informasi arah. Sinyal pancaran VOR dipengaruhi oleh faktor refleksi didaerah sekitarnya, sehingga dapat mengganggu ketepatan signal VOR, karena itu penempatan peralatan VOR sangat penting. Untuk mengurangi pengaruh factor refleksi yang merugikan tersebut, maka dipasang alat DVOR.

VOR terdiri dari VHF Transmitter, Antenna, Monitor dan Control. RF energi yang dihasilkan oleh VHF transmitter dipancarkan ke udara melalui antenna. Hasil pancaran DVOR juga dimonitor untuk mengetahui parameter signal yang benar dan dikehendaki sesuai dengan standart.
VOR biasanya dipasang dan beroperasi bersama dalam satu gedung dengan DME dengan maksud untuk memberikan informasi azimuth dan jarak kepada pemakai, juga dapat digunakan untuk prosedur operasi besama dengan ILS.

TP intinya VOR untuk menentukan SUDUT pesawat terhadap VOR tersebut okeeeeee

About these ads

About hatta16

Dari kecil sy beragama ISLAM Sy haxlah org yg rindu dgn kesejukan air,hangatx matahari,n keindahan pd malam hari..... org yg rindu akn kesederhanaan org yg rindu dgn kesabaran org yg rindu akn kasih sayang org yg rindu akn KEMATIAN yg baik http://hatta16.wordpress.com/

9 responses »

Comment navigation

  1. [...] 108–118 MHz: beacon navigasi udara VOR [...]

  2. Fasich Haryadi mengatakan:

    ada g pak rmus prhitunganx untuk circular motion DVOR ini?

  3. calisha mengatakan:

    artikel lain tntg instrumen di pesawat ad dmn y???

Comment navigation

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s